Manasik Haji Kolosal SDI AL UMM 2017

Yayasan Bina al Mujtama' (YBM)

Manasik Haji Kolosal SDI AL UMM 2017

Oleh: Nurul Faridah, S.Pd
Staf Pengajar SD Islam al-Umm Malang

 

Sembilan September 2017, pagi cerah mentari menghangatkan bumi, angin bertiup sepoi-sepoi membuat dedaunan menyapa para mahluk di bumi. Tampak dari kejauhan lari lari kecil santri-santri SDI Al Umm menuju lapangan sekolah. Jubah hitam dan kerudung hitam membaluti tubuh mungil santi banaat , gamis dan baju ihrom putih menjadi kostum para santri baniin. Serasa lapangan dipenuhi warna hitam dan putih, gelak tawa , celotehan para santri turut meramaikan suasana manasik haji tahun ini.

Manasik Haji terbagi 13 kloter, Ustad dan Ustadzah menjadi ketua rombongan dan pedamping masing-masing kloter. Kloter 1 Jawa Timur didampingi ustadzah Elly dan Ustadzah Yasmine, kloter 2 Jawa Tengah didampingi ustadzah elvia dan ustdzah Faridah, kloter 3 Yogyakarta Tk Mutiara Sunnah, Kloter 4 Jawa Barat didampingi Ustadzah wahyu dan Ustadzah Anjar, kloter 5 Banten di dampingi Ustadzah Nofi dan Ustadzah Nazila, kloter6 DKI Jakarta di dampingi Ustadzah Rahmi dan Ustadzah Ana,selanjutnya kloter 7 Lampung ketua rombongan Ustadzah Tatik, kloter 8 Bengkulu ketua rombongan Ustad Galih, kloter 9 Bali ketua rombongan Ustad Abdul Barry, kloter10 Kalimantan ketua rombongan Ustadzah Dewi, kloter 11 Sulawesi ketua rombongan Ustadzah Husna, kloter 12 Maluku ketua rombongan Ustad Hartono, dan terakhir kloter 13 NTB ketia rombongan Ustad aditya.

Setiap jama’ah manasik haji memakai tanda pengenal atau name tag, untuk identitas mereka. Suara Talbiyah saling bersahutan dari masing-masing kloter.

لبيك اللهم لبيك لبيك لا شريك لك لبيك ان الحمد والنعمت لك والملك لا شريك لك

 

Talbiyah para jamaah manasik haji, memecah kesunyian di pagi hari di kompleks Pondok Pesanteren Al Umm. Wali Santri selepas mengantar anaknya, ada juga yang sengaja menunggu untuk menyaksikan aksi putra- putrinya. Jempretan kamera hp pun tak henti-hentinya mengambil gambar para jamaah manasik haji. Setelah dipastikan siap berangkat , Ustadzah Rahmi memberi komando dengan mengangkat bendera , sebagai tanda kloter berangkat menuju Makkah Al Mukarromah..Kloter Jatim mengawali pemberangkatan disusul Jawa Tengah dan kloter -kloter berikutnya. Dipimpin para Ustad dan Ustadzah ,serempak para jamaah manasik haji melafadkan. Niat haji :

لبيك اللهم حجا

Ketika memasuki mekkah – masjidil haram para jamaah membaca doa masuk masjid.

Kemudian dengan posisi baris dua-dua dan saling bergandengan dengan temannya, jamaah mengeliligi ka’bah 7 kali sambil berdoa:

رب اغفر وارحم واعف وتكرم وتجاو عما تعلم إنك تعلم مالا نعلم إنك أنت الله الأعز الاكرم

Panas Matahari dipagi hari, menghangat tubuh para jamaah, tetap khusuk merekapun melanjani dengan riang. Tak terdengar keluh-kesah dari santri, wajah memancarkan rona senang dan bangga, telah berlatih haji. Mereka melakukan prosesi manasik dengan tertib, sesekali mereka mencium miniatur hajar aswad yang melekat di dekat ka’bah, membaca:

لبسم الله والله اكبر

Prosesi berikutnya lari-lari kecil antara bukit shofa dan marwah, sambil membaca :

إن الصفا والمروت من شعائر الله

Sholat 2 rakaat di makam Nabi ibrahim. Sholat beralaskan tanah tidak membuat ciut jiwa santri- santi SDI Al Umm melakukan manasik. Bagi mereka baju kotor no problem yang penting hati riang. Antusias para santri kekuatan yang luar biasa, tidak perduli tubuh-tubuh mereka bermandikan keringat . Tahallul 1 usai dilakukan menuju lokasi minum air zam-zam, tampak ustad Avid sudah stand bay dilokasi air zam-zam. Setelah meneguk segarnya air zam-zam merekapun berlalu menuju Mina (lapangan Futsal ).

Terompah kaki Jamaah membuat kepulan debu di musim kemarau seakan menjadi saksi perjalanan suci menuju Baitullah. Hal terpenting dalam haji berkumpul di Arafah, tidak syah haji sesorang jika tidak ke arofah. Jamaah berjalan menuju lapangan SD sebagai miniatur Arofah, terpasang banner besar gambaran arofah. Menunggu kloter-kloter lain berkumpul, santri menikmati air dan buah semangka segar yang sudah disiapkan ustdadzah Roihah. “Hmmm….segar komentar santri kloter jawa tengah” sambil menikmati potongan buah semangka ditangannya.

Suara tidak asing lagi terdengar, ya…Ustad Arif Kepala Sekolah SDI Al Umm, membuka khutbah Arofah, memecah hiruk-pikuk para jamaah. Saat khutbah berlangsung, posisi jamaah bermacam-macam, ada yang selonjor, ada duduk, jongkok, sikap merekapun juga beragam ada yang mendengarkan, berbisik dengan teman sebelah, adapula yang sibuk memperbaiki baju ihrom yang sudah berubah bentuk bahkan sebagian santri menjadikan baju ihrom sebagai” payung” untuk menghadang terik matahari. Tingkah polah santri kadang membuat para Ustad dan Ustadzahnya gemas, geram dan tersenyum, itulah anak-anak dengan kepolosannya, keluguannya memberi warna dalam hidup ini. Selesai mendegarkan khutbah jamaah digiring menuju musdzalifah , mengambil kekiril yang telah disiapkan, melanjutkan langkah-langkah menuju lokasi lempar jumroh. Lempar jumroh 7 kali lemparan dan membaca:

لبسم الله والله أكبر

Menyembelih hewan dan tahallul ke-2, merupakan prosesi akhir manasik haji. Sekitar jam 09.30 manasik haji kolosal SDI Al UMM secara serempak berakhir.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *